Sebelum Anda melakukan pemesanan di distributor baja ringan, Anda barangkali juga perlu mempertimbangkan apakah baja ringan cocok digunakan di tempat Anda berada. Terutama bagi Anda yang tinggal di area dengan curah hujan tinggi.
Ketika curah hujan tinggi, tentu area tempat Anda tinggal akan sering hujan. Padahal, baja ringan terbuat dari logam yang bisa berkarat kalau terkena air, apalagi sering dan terus-menerus.
Mengapa Baja Ringan Berkarat?
Baja ringan sendiri sebenarnya adalah jenis material konstruksi yang punya kelebihan anti karat. Pasalnya, baja ringan dibuat dengan menambahkan material pelapis alias coating untuk anti karat. Biasanya, coating tersebut dibuat dari campuran beberapa unsur seperti alumunium dan zinc.
Hanya saja, rupanya hal tersebut tidak lantas membuat baja ringan pasti bebas dari karat. Sebab kondisi coating tersebut juga harus terjaga, bahkan ketika Anda sudah memilih baja ringan dari distributor baja ringan terbaik sekalipun.
Penyebab Coating Baja Ringan Rusak
Lantas, apa saja yang bisa menyebabkan rusaknya coating anti karat pada baja ringan? Berikut beberapa faktornya:
- Coating terkelupas karena goresan dari alat kerja.
- Terjadi reaksi kimia penyebab karat karena kontak dengan air adonan semen.
- Coating hilang karena terjadi kontak dengan larutan asam, seperti yang terkandung di dalam cairan pembersih lantai atau keramik.
- Adanya genangan air di atas permukaan atap baja ringan untuk waktu yang lama.
Apakah Curah Hujan Tinggi Bisa Buat Baja Ringan Berkarat?
Secara garis besar, air yang mengenai logam (termasuk baja ringan) akan bercampur dengan kandungan karbon yang terdapat di udara untuk membentuk asam karbonat. Setelahnya, asam yang terbentuk tersebut bisa mengakibatkan zat besi yang terdapat pada logam jadi larut.
Sementara itu, air akan terurai jadi dua komponen yang berbeda: oksigen dan hidrogen. Ketika oksigen dan hidrogen bercampur dengan atom pada logam, terbentuklah senyawa kimia baru, yang kemudian menyebabkan terjadinya oksida besi alias karat.
Pada saat intensitas hujan di suatu area tinggi, artinya peluang terbentuknya genangan air di permukaan atap juga lebih tinggi. Padahal, genangan air pada permukaan baja ringan yang terjadi dan dibiarkan lama bisa merusak coating anti karatnya, seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Beruntung, risiko tersebut bisa Anda hindari dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan memastikan sudut kemiringan atap yang tepat, yaitu antara 15 sampai 25 derajat untuk cuaca di Indonesia. Dengan begitu, air hujan yang turun bisa mengalir ke bawah dengan lebih mudah dan risiko terbentuknya genangan air juga bisa dikurangi.
Selain itu, Anda juga bisa kurangi risiko baja ringan berkarat dengan memilih distributor baja ringan yang sudah terbukti berkualitas dan terpercaya. Dengan begitu, Anda bisa dapatkan produk baja ringan yang benar-benar berkualitas, termasuk yang punya coating bermutu untuk menghindari risiko terbentuknya karat.

